
Peter Gilchrist adalah salah satu pemain Billiards terbaik di era modern. Ia belajar bermain di Teesside Boys Billiards League sejak muda dan kemudian menjadi Juara Amatir Inggris pada tahun 1988 sebelum menjadi pebiliar profesional. Norman Dagley dan Mark Wildman berperan penting di awal kariernya.

Ia memenangkan Kejuaraan Dunia Biliar pertamanya pada tahun 1994 di India, dan ini menjadi gelar pertamanya dari delapan gelar dunia yang diraihnya hingga saat ini.
Pada tahun 2003, Peter pindah ke Singapura di bawah Skema Bakat Olahraga Asing dan kini mewakili Singapura di ajang-ajang seperti SEA Games, di mana ia memenangkan medali emas pertamanya di nomor tunggal Biliar 2009.
Ia telah memenangkan medali emas sebanyak empat kali sejak saat itu. Ia mencetak rekor dunia break baru dengan aturan modern, yaitu 1346 break, di Selandia Baru pada tahun 2007. Dalam pertandingan tersebut, rata-rata break per kunjungannya adalah 426. Peter adalah satu-satunya pemain di dunia modern yang melakukan seribu break lebih dari sekali, dan ia kembali melakukannya di Irish Open pada tahun 2014, tepatnya 1000 break.
Berikut beberapa pencapaian utamanya:
- Juara Dunia
- Menjuarai World Billiards Championship (format panjang) pada tahun 1994, 2001, 2013, 2019, dan 2023.
- Juara dunia di bawah International Billiards & Snooker
- Federation (IBSF): ia memenangi gelar format “short” (2015) dan “long up” (2016, 2019).
- Juara World Matchplay pada tahun 2000.
- Rekor Dunia Break Tertinggi
Gilchrist mencatat break 1.346 poin di New Zealand Open, ini adalah rekor dunia di bawah aturan modern.
Pada 14 Februari 2014, dia mencetak break 1.000 poin dalam turnamen Irish Open, menjadikannya satu-satunya pemain era modern yang pernah mencapai lebih dari seribu break.
Penghargaan yang Diterima Peter Gilchrist
Gilchrist dua kali mendapatkan penghargaan Singapore Sportsman of the Year (2014 dan 2020) atas prestasinya dalam olahraga billiards.
Gaya Bermain dan Filosofi Peter Gilchrist
Gaya bermain Gilchrist kerap digambarkan “elegan” dan menghibur. Dia sering menyatakan bahwa, seiring waktu, menikmati permainan menjadi semakin penting baginya.
Gilchrist menjaga kebugaran agar tetap kompetitif meskipun usianya tidak muda: ia berolahraga secara rutin, termasuk berenang, bersepeda, dan latihan kekuatan.
Kontribusi ke Singapura Peter Gilchrist
Setelah pindah ke Singapore Pools di bawah Foreign Sports Talent Scheme pada 2003, Gilchrist berperan besar sebagai pemain sekaligus pelatih nasional billiards dan snooker. Ia juga sering mewakili Singapura di berbagai kompetisi internasional, termasuk SEA Games.
Keberadaan Gilchrist telah meningkatkan profil olahraga billiards di Singapura dan menginspirasi generasi pemain muda di Singapore Pools.
Tantangan & Semangat Juang Peter Gilchrist
Di usia 55 (saat memenangkan gelar dunia kelimanya), Gilchrist menghadapi tantangan fisik: “punggung yang agak pegal” dan beban bermain lama di meja yang tinggi.
Namun, dia tetap optimistis bisa bermain di level atas selama beberapa tahun ke depan: dia menyatakan bahwa dia masih bisa berkembang dan tidak berniat pensiun cepat.
Ia mengakui dukungan keluarganya sangat penting — orang tuanya (mantan petugas pemadam kebakaran) pernah menonton langsung final pertandingan penting untuk memberinya semangat.
